Sabtu 25 Okt diskusi kelas membahas 5 tehnik kretaifitas : Brainstorming, Bullet Proofing, Provocation, Fresh Eyes, dan Simple Rules. Dari presentasi kelompok ternyata tidak menghayati tehnik kreatif utk menggali pendapat kelompok.
Brainstorming terutama utk mengumpulkan jumlah ide yg banyak, 30 ide dalam 5 menit, tetapi saratnya semua org harus berpendapat, tak boleh ada yg sinis atau mengejek, dll. Sedangkan Provocation lebih banyak mencari ide gila yg seandainya terjadi bagaimana kita mengatasinya, misal semua dokter mogok praktek di RS, bagaimana RS menjalankan roda organisasinya, lalu hal ini diterapkan dalam SOP mereka sbg cadangan kalau hal ekstreem ini terjadi.
Fresh Eyes lebih melihat pada pandangan dari profesi lain yg tak ada di RS, misal ada Banker masuk rawat jalan, apa yg bisa diaplikasdikan dari bisnis perbankan kepada sistem rawat jalan kita di RS? Kalau Manajer Carrefour masuk rawat jalan, apa prinsip Super Market yg bisa diterapkan di rawat jalan?
Simple Rules lebih melihat pada paradigma atau alasan mendasar kenapa suatu prosedur harus dilakukan, bisakah kita merubahnya secara mendasar? Misal di Rawat Jalan, ada antrian panjang dfi apotik waktu mengambil obat? kenapa? karena hanya satu alur proses yg menangani masuknya resep, memberi harga, mencari obat, memberi label dan menyerahkan obat kpd pasien. Misalnya seperti jalan tol, kalau pasien banyak dibuka 2-3 alur proses, kalau sepi satu alur proses pelayanan obat apa bisa?
Sedangkan Bullet Proofing lebih melihat kepada Risk management, dengan berdasar pada alur proses yg ada dimana mungkin menjadi masalah, potensi masalahnya besar atau kecil, bagaimana cara mengatasi masalah dititik tersebut? Sehingga antisipasi bila masalah itu terjadi akan menjadi lebih baik.
Mudah2an tulisan singkat 5 tehnik penggalian kreatifitas kelompok ini bisa membantu.
Wassalam
Suprijanto Rijadi